Senin, 09 Mei 2016

Mitos Seks: Benarkah Makan Terong Bisa Bikin Mr. P Loyo?



Ada mitos yang mengungkapkan kalau pria yang memakan terong bisa mengalami impotensi? Wah, benarkah mitos tersebut Ladies? 

Well, kamu nggak perlu takut Ladies. Ternyata terong tidak akan membuat Mr. P suami jadi loyo. Terong tak ada hubungannya dengan ketegangan Mr. P atau impotensi. Terong ternyata malah mengandung flavonoid, yang berkhasiat sebagai anti oksidan dan memperlancar sirkulasi darah. Terong ternyata malah membuat aliran darah menuju Mr. P semakin deras dan lancar lho.

Selain itu juga dijelaskan bahwa terong yang dikukus berfungsi untuk menurunkan kolesterol Ladies. Selain itu terong juga mengandung senyawa solanin yang bisa mengendurkan urat-urat saraf atau mempertahankan tekanan darah agar tidak naik-turun secara drastis.

Tak hanya sehat bagi pria saja lho Ladies. Terong ternyata juga memiliki manfaat bagi wanita. Bagi kamu yang ingin tubuh yang langsing dan seksi bisa mengonsumsi terong karena sangat rendah kalori. Tak berhenti di situ saja terong juga berperan untuk melawan kanker lho. Masih banyak sekali manfaat terong yang sayang sekali untuk dilewatkan hanya karena mitos yang tak berdasar.

Well, sekarang kamu dan suami nggak perlu khawatir lagi soal mengonsumsi terong karena memang tak ada hubungannya dengan impotensi dan juga masalah pada Mr. P. Semoga informasi ini bermanfaat ya Ladies.

Beda Hasrat Seksual Pria Wanita


Penelitian ilmiah mengatakan, hasrat seksual pria bukan saja lebih kuat tapi juga lebih to the point dibanding wanita. Bukan rahasia lagi bahwa wanita  melibatkan emosinya untuk memutuskan apakah ia mau berhubungan seks atau tidak dengan seorang pria.
Menurut  Edward O. Laumann, PhD., profesor bidang sosiologi  University of Chicago dan penulis buku The Social Organization of Sexuality: Sexual Practices in the United States, hasrat seks wanita sangat dipengaruhi oleh lingkungan dan konteks. Memahami bagaimana cara kerja hasrat seksual antara dua insan berlainan jenis ciptaan Tuhan, akan membawa Anda kepada tingkatan hubungan yang lebih baik dan saling mengerti satu sama lain. Para ahli percaya, hubungan seks yang sehat akan memengaruhi kesehatan seseorang secara keseluruhan.
  • Pria banyak memikirkan seks

    Tentu ini bukan rahasia lagi. Kebanyakan pria di bawah usia 60 tahun memikirkan seks setidaknya sekali dalam sehari. Sementara itu, wanita yang berpikir tentang seks setiap hari, jumlahnya hanya seperempat dibanding pria. Sejalan usia, fantasi tentang seks pada pria dan wanita sama-sama berkurang, tetapi meski demikian pria tetap berfantasi sebanyak dua kali dalam sehari. Penelitian oleh Roy Baumeister, psikolog sosial  Florida State University, menemukan bahwa hasrat seksual pria bersifat spontan dan fantasi seks mereka lebih bervariasi dibanding wanita.
  • Pria lebih aktif mencari pelampiasan hasratnya dibanding wanita

    Ini karena pria lebih butuh seks dibanding lawan jenisnya. Bagi pria, tidak tabu untuk berhubungan seks di awal dan di tengah hubungan, termasuk setelah hubungan personal mereka dengan seorang wanita sudah berakhir bertahun-tahun lalu. Keaktifan ini bukan cuma dialami pria heteroseksual. Pria homoseksual pun aktif mencari orang yang bisa dijadikan partner seksnya. Penelitian Baumeister juga menyimpulkan, para pria ingin memiliki lebih dari satu partner seks dan lebih menyukai hubungan yang bersifat kasual. Karena mencari partner seks tidak semudah membeli permen di toko, duapertiga pria mengaku mereka sering bermasturbasi untuk menenangkan gejolak nafsunya. Kebalikannya, hanya 40 persen wanita yang mengaku menempuh cara masturbasi untuk meredakan hasratnya dan itupun jarang dilakukan.
  • Gairah wanita sulit dibangkitkan

    Selama ini, pria selalu mencari cara untuk membangkitkan gairah pasanganya. Tahukah Anda, bahkan wanita sendiri sering tidak tahu cara membangkitkan gairahnya sendiri. Peneliti dari Northwestern University,  Meredith Chivers dan kawan-kawan, pernah meneliti sekelompok pria dan wanita heteroseksual dan pria homoseksual. Peneliti meminta mereka menonton beberapa film porno. Hasilnya: Pria hetero terangsang oleh adegan seks pria-wanita dan wanita-wanita. Pria homo terangsang oleh adegan seks pria-pria. Sedangkan wanita hetero, ini mengejutkan sekaligus membingungkan, terangsang oleh adegan pria-wanita, wanita-wanita dan pria-pria. "Pria yang sangat kaku dan spesifik tentang kepada siapa mereka jatuh cinta dan ingin berhubungan seks, " kata J. Michael Bailey,  peneliti dari Northwestern University. Sedangkan wanita lebih terbuka dan dan tidak spesifik dalam menentukan kepada siapa mereka ingin berhubungan. Ini juga menunjukkan bahwa wanita lebih mungkin untuk tertarik kepada sesama jenisnya dibanding pria. Kami tidak mengatakan bahwa semua wanita akan melakukan hubungan sesama jenis, tetapi wanita lebih memiliki kapasitas untuk itu dibanding pria," kata Bailey. Ide Bailey ini didukung oleh penelitian yang menunjukkan bahwa lebih banyak wanita lesbi yang kemudian berhubungan dengan pria dibanding pria homo yang akhirnya memutuskan berhubungan dengan wanita. homoseksualitas adalah negara lebih cair pada wanita dibandingkan pria. Dalam tinjauan luas, wanita lebih  mungkin menyebut dirinya biseksual dibanding pria menyebut dirinya biseksual.
  • Hasrat seks wanita sangat dipengaruhi oleh lingkungan sosial dan faktor budaya

    Dalam ulasannya, Baumeister menunjukkan bahwa  sikap, praktik, dan keinginan seksual wanita sangat banyak dipengaruhi oleh lingkungan. Sebagai contoh; wanita yang rajin pergi ke tempat ibadah cenderung lebih tertutup tentang seks. Sementara kaum prianya,  cenderung menunjukkan sikap tidak ada hubungannya antara sikap religius dengan hasrat seks mereka. Wanita dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi lebih mungkin untuk mempraktikkan berbagai variasi seks. Mengapa dorongan seks wanita nampak lebih lemah? Ada teori yang mengatakan bahwa ini dipengaruhi oleh posisi pria yang dianggap sebagai yang kuat dan pemimpin dalam masyarakat. Namun Laumann lebih menyukai pendekatan sosiobiologi yaitu secara genetik, wanita diprogram memang untuk tidak terlalu mengumbar dan berhati-hati karena merekalah pihak yang akan menanggung 'beban' hubungan seks yaitu hamil dan mengurus bayi. Wanita jadi cenderung lebih peka terhadap kualitas hubungan karena mereka ingin pasangan yang bersedia untuk membantu mengurus anak. Mereka juga lebih cenderung memilih pria dengan sumber daya (nafkah) yang memadai untuk mendukung keberadaan anak, sebab ketika hamil dan memiliki anak wanita selama beberapa waktu menjadi terbatas gerak langkahnya.
  • Libido wanita  kurang responsif terhadap obat-obatan

    Dorongan seks pria yang lebih to the point adalah karena secara biologi, otak dan hormonnya diciptakan demikian. Karena itu, tidak mengherankan jika penurunan hasrat atau masalah disfungsi pada pria lebih mudah diatasi. Kebanyakan masalah seksual pria cukup diobati dengan obat-obatan tertentu. Sementara pada wanita, masalah seksualnya lebih rumit dan seringkali terkait dengan urusan psikologis atau mental sehingga perlu pendekatan emosi yang biasanya memakan waktu lebih lama.

Believe It or Not, Bercinta Bisa Obati Sakit Flu Lho Ladies!


Penyakit flu adalah salah satu gangguan kesehatan yang sangat membatasi ruang gerak saat beraktivitas. Berbagai gejala yang tak mengenakkan seperti hidung tersumbat, pusing-pusing, badan lemas dan demam akan menghambat kinerja kita. Tahukah kamu bahwa ternyata penyakit yang rentan menyerang di cuaca pancaroba seperti ini bisa diatasi dengan bercinta? Well, temukan faktanya di sini Ladies!

Dilansir oleh laman nevadagebrush.com seseorang yang menderita flu ternyata dianjurkan untuk bercinta dengan suami lho. Bercinta saat masih terserang flu mungkin tak terlalu jadi ide yang bagus Ladies, namun kenyataannya memang berhubungan seks bisa menyembuhkan flu.

Saat bercinta dan mencapai klimaks atau orgasme maka tubuhmu secara otomatis akan memproduksi antibiotik yang dinamakan dengan Imunoglobulin A atau IgA. Antibiotik ini yang dengan sigap akan membantu melawan berbagai jenis penyakit bahkan mencegahnya menyerang tubuh. Dengan kata lain ini akan menjaga agar daya tahan tubuh jadi lebih kuat Ladies.

Selain menstimulasi produksi antibiotik IgA, bercinta dan orgasme juga bisa mengendalikan produksi prolaktin yang membuat sistem syaraf merangsang indra penciuman. Ini akhirnya mencegah terjadinya hidung tersumbat dan gangguan penciuman akibat flu. Wah, kalau lagi flu nggak perlu repot-repot pergi ke dokter nih Ladies. 

Menurut PETA, Pria Vegetarian Lebih Memuaskan Di Ranjang



Banyak orang memutuskan menjadi vegetarian (tidak makan daging) karena alasan kesehatan, karena daging memiliki lebih banyak risiko kesehatan seperti lemak, kolesterol, pemicu darah tinggi dan lain sebagainya. Tapi bagi PETA, menjadi vegetarian merupakan salah satu cara menyelamatkan binatang di dunia ini.

Itulah mengapa orang-orang yang tergabung dalam organisasi ini menolak keras konsumsi daging hewan di mana pun, bahkan seringkali menggalakkan aksi mereka dengan cara yang menarik perhatian, yaitu dengan cara telanjang di jalanan. People for the Ethical Treatment of Animals atau disingkat menjadi PETA, kini keluar dengan pernyataan mengejutkan lainnya.

Kali ini mengenai kemampuan seksual pria yang makan daging. Dalam sebuah iklan yang mereka luncurkan tak lama belakangan ini, terlihat dua sisi pria yang diberi label "Meat Eater" dan "Vegan". Dalam video yang berdurasi 39 detik tersebut, diperlihatkan bahwa laki-laki pemakan daging tak tahan lama di ranjang dan mengecewakan pasangannya.

Sebaliknya, pria vegetarian justru "bermain lebih lama" dan bahkan hingga pria pemakan daging ini keluar rumah. Secara kesehatan, vegetarian memang lebih sehat karena membatasi asupan lemak sehingga bisa menjaga tekanan darah dan kolesterol dalam darah. Atas dasar itulah PETA mengklaim bahwa pria vegetarian bisa lebih baik dalam hal seksual dibanding pria pemakan daging.

Namun ada pula beberapa nutrisi yang tak bisa digantikan dalam daging yang bisa ditemukan dalam tanaman dan buah-buahan jika menjadi vegetarian sehingga vegetarian harus mengonsumsi suplemen untuk menggantikan nutrisi yang tak didapat. Lagipula, hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah yang menyatakan hal yang sama, apalagi daging punya banyak protein dan kandungan nutrisi sehat lainnya yang dibutuhkan pria. 

Jadi, boleh percaya atau tidak, bahwa performa pria tidak ditentukan dari vegetarian atau tidaknya mereka. Jika para pria menjaga kesehatan mereka dengan menjaga gaya hidup sehat dengan cara makan yang baik dan olahraga teratur, kemampuan seksual sepertinya tak akan diragukan. 

Benarkah Bercinta Untuk Pertama Kalinya Terasa Sakit?



Ladies, banyak gosip yang beredar bahwa bercinta untuk pertama kalinya terasa sangat menyakitkan. Ini pula yang membuat banyak wanita takut ketika malam pertama mereka datang. Lalu apakah pernyataan ini benar adanya? Let's find out the fact.

Dilansir oleh cracked.com, pengalaman bercinta untuk pertama kalinya tak akan menyakitkan Ladies. Banyak yang menyatakan bahwa saat bercinta untuk pertama kalinya akan terasa sakit karena hymen atau selaput dara robek. Well, faktanya adalah saat kamu sudah memasuki usia yang matang untuk bercinta maka hymen akan perlahan menghilang. Ini juga mematahkan pendapat bahwa jika adanya selaput dara pada organ kewanitaan adalah tanda bahwa kamu masih perawan Ladies.

Lalu bagaimanakah banyak orang menyatakan bahwa bercinta untuk pertama kalinya akan terasa sakit? Ini ternyata rasa sakit yang timbul saat malam pertama ternyata datang dari kondisi psikismu Ladies. Saat malam pertama wanita akan menyerahkan keperawanan yang paling berharga, karenanya mayoritas merasakan nervous sehingga tubuh mereka tidak relax. Inilah yang menghambat Miss V mengeluarkan pelumas, sehingga saat suami melakukan penetrasi organ kewanitaan belum sepenuhnya siap dan akhirnya merasakan sakit.

Untuk itu sangat disarankan sekali untuk tidak melewatkan foreplay Ladies. Ini akan membuat Miss V lebih siap sehingga malam pertama tak akan terasa sakit. Selain itu siapkan pikiranmu dengan tenang dan matang ya. Don't be too nervous and just enjoy the night Ladies.

3 Cara Nakal Pada Perut & Pusarnya Ini Bikin Bercinta Makin Hot


Jika kamu dan pasangan hanya bercinta dengan posisi dan kebiasaan itu-itu saja, pasti akan membosankan. Kamu butuh banyak variasi untuk membangun ikatan cinta makin hangat dan intim. Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan dengan dia di ranjang, dan banyak cara bisa memberi kepuasan untuk kalian berdua.

Seperti misalnya merangsang bagian perut dan pusarnya. Bagian ini termasuk area erotis dan sensitif yang bisa membuatnya makin bergairah jika kamu menyentuhnya dengan tepat. Ini cara yang bisa kamu coba dengannya.
  • Pijat dan sentuh dengan halus

    Cium dia di bibir, selagi tanganmu turun ke dada dan bagian perutnya. Berhenti lah di bagian pusarnya. Pijat maju mundur di area pusar hingga bagian bawah perutnya. Goda dia dengan cara menyentuh bagian dalam pahanya. Ini bisa membuatnya lebih 'panas'.
  • Cium perut dan pusarnya

    Cara kedua, ciumi bagian perut dan pusatnya, sesekali jilat untuk memberi kesan nakal dan membuatnya makin bergairah. Sentuh halus bagian dalam paha seakan kamu akan turun ke bawah, tapi jangan menyentuh Mr.P-nya dahulu. Cara ini bisa membuatnya makin tak sabar.
  • Permainan lidah dan tangan

    Mainkan jarimu membentuk lingkaran di bagian pusarnya. Sentuh lembut bagian bawah perutnya dan sesekali goda dia dengan menjilat hingga bagian perut bawahnya selagi tanganmu yang lainnya memainkan Mr.P-nya maju mundur.


Tiga cara ini ampuh membuatnya makin tak sabar memulai permainan, kamu bisa mencobanya secara bertahap dan menggodanya dengan tiga cara ini mampu membuatnya makin panas di ranjang. Buktikan saja.

Mana Posisi Yang Paling Tahan Lama? Ini 5 Rangking Terbaiknya


Agar kehidupan seksual tak membosankan, kamu dan pasangan pasti akan butuh banyak variasi dan uji coba sehingga permainan selalu panas tiap malamnya. Tapi terkadang banyak orang penasaran posisi seks mana yang paling hot dan bisa pria tahan lama di ranjang dan mana yang membuat mereka lebih cepat ejakulasi.

Kamu juga penasaran? Para peneliti dari University of Kentucky melakukan survey terhadap lebih dari 14 ribu pria dan wanita mengenai pengalaman ejakulasi dini. Setelah dianalisis, mereka menemukan mana posisi seks yang membuat pria cepat selesai dan mana yang membuat mereka tahan lama di ranjang. Ini rangkingnya.

copyright by womenshealthmag.comcopyright by womenshealthmag.com

Dari hasil penelitian, diketahui rangkingnya bahwa 50% wanita dan pria mengatakan bahwa Woman On Top membuat permainan lebih lama, diikuti 30% lainnya posisi missionaris, kemudian 25% lainnya menilai Side by Side, dan terakhir 17% paling tidak tahan lama adalah doggy style. 

Posisi keempat diduduki Woman On Top, posisi ini memberi kebebasan wanita untuk mengendalikan permainan dan dengan posisi ini pria tak mudah mengalami ejakulasi sehingga lebih tahan lama di ranjang. Sedangkan posisi pertama ditempati Doggy Style, karena pria memegang kendali penuh dan bisa memaksimalkan potensinya sehingga mudah "selesai".
 
Jadi, sekarang kamu tahu kan mana posisi bercinta yang mungkin kamu inginkan di ranjang? Mau yang cepat selesai atau yang tahan lama? Simpan jawabannya sendiri ya.