Senin, 09 Mei 2016

Ingin Rasakan Orgasme Dahsyat dan Lebih Kuat? Ikuti Tips Ini


Setiap melakukan hubungan seks dengan suami, tentu klimaks atau orgasme yang menjadi tolak ukur keberhasilan hubungan tersebut. Klimaks adalah puncak dari hubungan intim yang bisa membuat seseorang merasakan sensasi nyaman, sensasi nikmat sekaligus sensasi tenang. Sayangnya beberapa orang tak bisa mencapai klimaks terdahsyat saat berhubungan intim. Tak jarang mereka memalsukan orgasme agar suami merasa puas.

Well, untuk menghindari hal tersebut ada baiknya untuk keduanya agar  bisa saling mencapai klimaks bersama. Dengan pencapaian klimaks bersama yang baik tentu hubungan suami istri yang akan menjadi semakin romantis. Ingin bisa mencapai orgasme yang dahsyat? Coba beberapa tips yang dilansir oleh buzzfeed.com berikut ini yuk.
  • Tips pertama dan yang paling penting adalah pastikan pikiranmu tenang dan rileks sebelum berhubungan seks.
  • Setelah itu cobalah untuk meletakkan bantal di bawah pinggulmu. Ini akan membuat sudut penetrasi lebih pas.
  • Jangan hanya mencoba satu posisi saja Ladies. Cobalah berbagai posisi baru yang menantang dan menaikkan adrenalin.
  • Sebelum berhubungan intim, cobalah untuk memikirkan hal-hal yang membantumu lebih bergairah di siang harinya. Setelah itu go wild saat malam hari bersama suami tercinta.
  • Saat tubuhmu sudah mulai menegang, cobalah sebisa mungkin untuk membuatnya tetap rileks.
  • Jangan ragu untuk coba bersuara dan mengatakan jika kamu benar-benar menikmati malam bersama suami. Ini akan membuatnya semakin bergairah dan siap 'menghajarmu' semalaman sampai klimaks.

Itu tadi beberapa tips mudah yang bisa kamu coba untuk merasakan orgasme atau klimaks malam ini Ladies. Selamat mencoba dan rasakan malam super dahsyat bersama suami tercinta. 

Benarkah Wanita Juga Membayangkan Pria Lain Saat Bercinta?


Jika kamu sudah tahu bahwa para pria sering membayangkan wanita lain saat mereka bercinta atau punya imajinasi nakal yang melibatkan wanita super seksi, bagaimana dengan wanita sendiri? Pernahkah kamu bertanya-tanya apakah para wanita, atau mengaku bahwa dirimu sendiri juga suka membayangkan pria lain selain pasanganmu saat bercinta?

Sebuah penelitian menyatakan bahwa 73% wanita ternyata mengaku bahwa mereka terkadang juga membayangkan pria lain saat berhubungan intim. Tentu saja, seperti layaknya pria, para wanita pun mendambakan pria yang macho dan seksi, namun bukan berarti selingkuh lho ya.

Nyatanya, fantasi liar atau keinginan bercinta dengan pria lain sebenarnya sudah terpuaskan ketika para wanita membayangkan pria lain tersebut di otaknya. Bukan berarti fantasi nakal itu perlu diwujudkan.Menurut survey, justru fantasi nakal inilah yang membuat hubungan langgeng dan sehat.  Inilah yang menghentikan para wanita mengkhianati pasangannya dan selingkuh dengan pria lain.

Ada banyak alasan mengapa para wanita pun berfantasi tentang pria lain saat bercinta atau melakukan kegiatan intim. Menurut survey, ini dia beberapa di antaranya.

 
 
  • Membayangkan pria lain membantu membunuh rasa bosan saat bercinta dengan pasangan.
  • Berfantasi dengan pria lain membantu memuaskan hasrat yang tak terpenuhi saat bercinta dengan pasangan.
  • Para wanita mengaku berfantasi dengan pria beristri yang menarik perhatian mereka dan mereka anggap tipe pria idaman mereka tapi tak mungkin karena pria tersebut sudah beristri.
  • Para wanita mengaku berfantasi dengan rekan kerja pria yang seksi, menarik perhatian dan dekat dengan mereka, entah itu bos atau bahkan anak buah.
  • Berfantasi dengan pria lain membantu meningkatkan gairah seksual dan meluapkan rasa stres.

 


Sebenarnya berfantasi seksual dengan pria lain, baik itu dikenal maupun tak dikenal, adalah pikiran yang wajar. Tak ada yang salah dengan mengimajinasikan hal itu, karena sebenarnya itu adalah ungkapan atau luapan yang justru meringankan pikiran. Karena bagaimana pun, setiap orang selalu akan tertarik dengan orang lain yang cantik dan tampan, tak terkecuali wanita.

Organ Intim Sakit Saat Berhubungan, Bisa Jadi Ini Penyebabnya


Bagi pasangan suami istri, berhubungan intim telah menjadi aktivitas penting atau bahkan bisa dikatakan sebagai aktivitas pokok agar hubungan suami istri semakin romantis, semakin hangat dan semakin bahagia. Meski begitu, rupanya berhubungan intim juga menjadi aktivitas yang bisa bikin trauma. Kenapa bikin trauma? Pasalnya, tidak sedikit orang, khususnya wanita yang organ intimnya terasa sakit setelah berhubungan intim.

Dikutip dari laman prevention.com, sebuah survei menemukan bahwa 30% wanita mengatakan ia merasa organ intimnya sakit setelah berhubungan intim. Dan menanggapi hal ini, seorang ahli seks bernama Debby Herbenick, PhD dari Indiana University di Bloomington mengatakan, "Sakit pada daerah kewanitaan setelah berhubungan intim adalah suatu hal yang sangat mungkin terjadi. Kondisi ini tentu memberi tahu bahwa ada yang salah dan perlu diperbaiki. Pada dasarnya, ada banyak alasan dan penyebab kenapa daerah kewanitaan sakit setelah berhubungan intim."

Dan beberapa alasan tau penyebab tersebut antara lain adalah sebagai berikut Ladies.
  • Vaginismus

    Ini adalah kondisi dimana seorang wanita merasa tegang, merasa takut dan tak nyaman saat berhubungan intim. Karena rasa tegang dan takut, hal ini menjadikan organ intim tegang dan tidak siap atau tidak bisa bekerja dengan baik selama berhubungan. Ketika organ intim tidak siap, tidak jarang hal ini akan membuat organ intim sakit, lecet hingga kram saat maupun setelah berhubungan.
  • Rahim Mengalami Masalah

    Penyebab kedua yang sering kali membuat organ intim terasa sakit saat atau setelah berhubungan intim adalah karena rahim mengalami masalah. Masalah rahim bisa berupa fibroid dimana kondisi ini akan menyebabkan sakit atau nyeri berlebih pada organ intim.
  • Organ Intim Mengalami Infeksi

    Penyebab selanjutnya adalah adanya infeksi pada organ intim. Infeksi bisa disebabkan karena kebersihan organ intim yang tidak terjaga dengan baik. Karena pasangan terlalu kasar dan tergesa-gesa saat berhubungan atau karena adanya virus atau bakteri penyakit kelamin yang menular.
  • Luka atau Cidera Pada Organ Intim

    Penyebab selanjutnya yang bisa bikin organ intim sakit saat berhubungan intim adalah adanya luka atau cidera pada organ intim. Cidera dan luka bisa saja terjadi karena baru saja melahirkan dan adanya sayatan pada organ intim. Bisa juga karena kecelakaan yang membuat organ intim terluka.
  • Radang Panggul

    Selanjutnya, yang bisa menyebabkan organ intim sakit saat berhubungan intim adalah adanya risiko radang panggul. Ketika panggul mengalami peradangan dan mendapat tekanan saat berhubungan intim, hal ini bisa membuat kondisi organ intim tak nyaman. Lebih parah lagi, hal ini bisa membuat kram dan sakit selama atau setelah berhubungan.

Ladies, itulah setidaknya 5 penyebab organ intim terasa sakit saat atau setelah melakukan berhubungan intim. Selain penyebab di atas, penyebab lain adalah hubungan yang terlalu tergesa-gesa tanpa forplay yang menarik dan membuat wanita terangsang, hubungan terjadi saat seseorang menjelang menopause dan kelembaban organ intim berkurang, organ intim pasangan terlalu besar sementara kamu memiliki organ intim yang cukup kecil dan tingkat elastisitasnya kurang maksimal. 

So, ketika kamu merasa sakit saat atau setelah berhubungan intim, usahakan untuk mengatakan hal ini pada pasangan dan buat hubungan menjadi lebih nyaman, lebih membahagiakan dan membuat kamu maupun pasangan sama-sama puas. Kalau kamu dan pasangan telah melakukan yang terbaik sementara organ intim tetap sakit, jangan sungkan untuk memeriksakan kondisi ini di rumah sakit dan dokter yang tepat. Semoga informasi ini bermanfaat.

Apa Sih Penyebab Saat Sakit Bercinta? (+Cara Mengatasinya)


Bercinta seharusnya menjadi kegiatan rekreatif bagi pasangan yang saling mencintai. Namun jika bercinta berubah menjadi bencana karena rasa sakit yang ditimbulkan, tentu rasanya sangat tak nyaman ya, Ladies. Dyspaurenia, atau nyeri pada area genital saat melakukan hubungan seksual, dapat disebabkan oleh masalah fisik maupun psikis. Karena itu, dyspaurenia harus dicari akar masalahnya begitu muncul gejala.
Pada umumnya, sakit saat berhubungan seks disebabkan oleh tidak cukupnya cairan pelumas yang dihasilkan oleh vagina. Padahal, kondisi ini dapat diatasi bila sang wanita lebih rileks, waktu pemanasan diperpanjang, atau bahkan dapat digunakan cairan pelumas.
Selain itu, kram dan nyeri berhubungan intim, juga bisa disebabkan oleh:
  • Vaginismus

    Ini adalah kondisi yang juga  umum jadi penyebab kram dan nyeri. Vaginismus disebabkan oleh rasa takut berhubungan sehingga otot vagina mengejang.
  • Infeksi vagina

    Kondisi ini sering terjadi dan termasuk infeksi jamur.
  • Masalah dengan leher rahim (pembukaan ke rahim)

    Dalam hal ini, penis dapat mencapai serviks saat penetrasi maksimal. Jadi masalah dengan leher rahim (misalnya infeksi) dapat menyebabkan rasa sakit saat penetrasi mendalam.
  • Masalah dengan rahim

    Masalah-masalah ini mungkin termasuk fibroid yang dapat menyebabkan nyeri hubungan yang mendalam.
  • Endometriosis

    Ini adalah suatu kondisi di mana jaringan yang melapisi rahim tumbuh di luar rahim.
  • Masalah dengan ovarium

    Masalah mungkin termasuk kista pada ovarium.
  • Penyakit radang panggul (Pelvic inflammatory disease atau PID)

    Ini adalah kondisi di mana jaringan di dalam panggul menjadi meradang.  Tekanan saat berhubungan seksual menyebabkan rasa sakit bertambah.
  • Kehamilan ektopik

    Ini adalah kehamilan di mana telur yang dibuahi berkembang di luar rahim.
  • Mati haid atau menopause

    Saat menopause, dinding vagina akan kehilangan kelembapan normalnya dan menjadi kering.
  • Penyakit menular seksual

    Kondisi ini termasuk termasuk kutil kelamin, luka karena herpes, atau penyakit menular seksual lainnya.
  • Cidera pada vulva atau vagina

    Cidera atau luka mungkin terjadi saat melahirkan berasal dari sayatan (episiotomi) yang dibuat di area kulit antara vagina dan anus selama persalinan.
Cara Mengatasi
Beberapa pengobatan tidak memerlukan perawatan medis. Misalnya, seks yang menyakitkan setelah kehamilan dapat diatasi dengan menunggu setidaknya enam minggu setelah melahirkan sebelum melakukan hubungan intim. Pastikan untuk melakukannya dengan lembut dan penuh kesabaran. Pada kasus di mana ada kekeringan vagina atau kurangnya pelumasan, cobalah produk pelumas berbasis air.
Beberapa pengobatan untuk nyeri seksual yang dialami wanita, memang membutuhkan perawatan dokter. Jika vagina kering karena menopause, Anda bisa minta diresepkan krim estrogen atau obat resep lainnya.
Untuk kasus nyeri seksual di mana tidak ada penyebab medis yang mendasari, terapi seksual mungkin bisa membantu. Beberapa individu mungkin perlu untuk menyelesaikan masalah-masalah seperti rasa bersalah, konflik batin akibat ketidakharmonisan, atau beban masa lalu yang masih mengganggu. Hubungi dokter jika ada gejala seperti pendarahan, lesi genital, menstruasi yang tidak teratur, keputihan, atau kontraksi otot vagina yang berlebihan. Minta rujukan ke seorang konselor seks bersertifikat jika ada masalah lain yang perlu ditangani.

Bercinta Di Usia 40 Tahun Ke Atas, Ini Yang Perlu Wanita Lakukan



Selamat datang di usia 40 tahun ladies. Ini adalah usia di mana kamu tak lagi muda, namun belum terlalu tua untuk tetap menikmati aktivitas bercinta dengan pasangan. Kebanyakan wanita mulai tak percaya diri untuk bercinta lagi saat mencapai usia 40 tahun ini. 

Sudah bukan rahasia lagi bahwa di usia ini, wanita akan mengalami perubahan fisik yang signifikan, mulai dari hormon dalam tubuh hingga tampilan tubuh bagian luar. Hormon wanita terutama oestrogen akan mengalami penurunan jumlah dan inilah penyebab kurangnya lubrikasi pada miss V saat bercinta sehingga menimbulkan rasa sakit saat bercinta. 
 
Tapi bukan berarti kamu sudah tak bisa menikmati aktivitas intim dengan pasangan lagi. Yang perlu kamu lakukan jika hal ini mulai terjadi adalah memeriksa apakah dinding vagina mengalami perubahan warna dari pink gelap keunguan menjadi pink pucat, ini tanda bahwa organ intim kurang terlubrikasi. Kamu bisa melihatnya dengan kaca saat di kamar mandi.

Kedua, kamu bisa mengatasinya dengan menambahkan lubrikasi seperti gel, yang aman untuk bercinta, konsultasikan ke dokter untuk hal ini. Untuk menjaga stamina bercinta, ada baiknya kamu rutin olahraga, jika tak mampu olahraga berat, kamu bisa mulai dengan olahraga ringan seperti mengatur pernapasan, melakukan meditasi atau yoga. 

Karena usia 40 tahun juga jadi gerbang menuju menopause, olahraga juga jadi cara baik mengatur kadar stres dalam tubuh yang sering mempengaruhi mood. Hal ini juga berfungsi menjaga kadar stres, penting pengaruhnya dalam kehidupan seksual. 

Ketiga, bicarakan dengan pasangan, seperti apa baiknya kalian menjalani kehidupan seksual setelah mencapai usia ini. Akan sangat baik jika ada diskusi pribadi antara kalian berdua sehingga tak ada yang merasa tak terpuaskan dari dua belah pihak ya ladies.

4 Alasan Istri Malas Melakukan Hubungan Intim


Dalam hubungan rumah tangga atau pernikahan, hubungan intim telah menjadi aktivitas pokok sekaligus aktivitas yang bisa membuat hubungan suami istri makin romantis, makin mengesankan dan makin terjalin erat. Tapi, tidak menutup kemungkinan bahwa hubungan intim juga menjadi pemisah atau runtuhnya bahtera rumah tangga seseorang. Apalagi, jika intensitas hubungan intim antara suami dan istri serta performa dalam hubungan intim itu tidak terjadi dengan baik serta maksimal. Ditambah, istri sering menolak ajak hubungan intim suami dan merasa malas untuk melakukan hubungan intim.
Dikutip dari laman health.com, sebenarnya ada banyak alasan dan penyebab kenapa seorang istri atau wanita malas melakukan hubungan intim. Bukan karena ia benci dan malas terhadap sang suami, hal ini sering kali terjadi karena kesehatan dan performa fisik istri memang mengalami penurunan atau masalah. Berikut adalah beberapa alasan kenapa wanita malas atau kurang tertarik melakukan hubungan intim.
  • Aliran Darah di Daerah Genital Berkurang

    Alasan pertama kenapa wanita malas melakukan hubungan intim atau tidak tertarik melakukan hubungan intim adalah karena aliran darah di organ intim yang menjadi pembangkit sahwat berkurang. Biasanya, hal ini disebabkan karena masalah kesehatan seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Kurangnya aliran darah ini dikatakan bisa membuat seorang wanita tak tertarik melakukan hubungan intim yang mengesankan seperti saat ia masih dalam kondisi fisik yang sehat.
  • Masalah Hormonal

    Alasan selanjutnya yang bisa bikin seorang wanita malas melakukan hubungan intim adalah karena masalah hormonal. Masalah hormonal sendiri biasanya disebabkan oleh pengaruh menopause, menyusui, pengaruh pil KB atau masalah tiroid yang menurunkan hasrat seksual.
  • Efek Samping Obat

    Wanita juga akan mengalami penurunan hasrat seksual dan malas melakukan hubungan intim karena ia mengkonsumsi obat tertentu seperti obat anti depresi atau obat kemoterapi. Padahal, efek samping dari obat ini tidak sedikit yang menyebabkan seseorang mengalami penurunan hasrat seksual. Tak hanya menurunkan hasrat seksual wanita, efek samping juga menurunkan hasrat seksual pada pria.
  • Kerusakan Saraf Sekitar Organ Intim

    Alasan selanjutnya yang juga bisa membuat seorang wanita malas melakukan hubungan intim atau penurunan hasrat seksual adalah karena adanya kerusakan saraf di sekitar organ intim. Kerusakan saraf sendiri bisa terjadi karena operasi panggul atau penyakit berupa sclerosis atau parkinson.


Itulah beberapa alasan kenapa wanita malas atau mengalami penurunan hasrat hubungan intim. Marjorie Green, MD, seorang direktur Mount Auburn Female Sexual Medicine Centre di Cambridge, Mass dan sekaligus instruktur klinis di Harvard Medical School menyarankan agar pemeriksaan dan konsultasi ke dokter mengenai masalah ini sangat diperlukan. Dengan melakukan konsultasi, wanita yang mengalami penurunan performa hubungan intim bisa mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat. Semoga, informasi ini bermanfaat.

Mitos Seks: Benarkah Makan Terong Bisa Bikin Mr. P Loyo?



Ada mitos yang mengungkapkan kalau pria yang memakan terong bisa mengalami impotensi? Wah, benarkah mitos tersebut Ladies? 

Well, kamu nggak perlu takut Ladies. Ternyata terong tidak akan membuat Mr. P suami jadi loyo. Terong tak ada hubungannya dengan ketegangan Mr. P atau impotensi. Terong ternyata malah mengandung flavonoid, yang berkhasiat sebagai anti oksidan dan memperlancar sirkulasi darah. Terong ternyata malah membuat aliran darah menuju Mr. P semakin deras dan lancar lho.

Selain itu juga dijelaskan bahwa terong yang dikukus berfungsi untuk menurunkan kolesterol Ladies. Selain itu terong juga mengandung senyawa solanin yang bisa mengendurkan urat-urat saraf atau mempertahankan tekanan darah agar tidak naik-turun secara drastis.

Tak hanya sehat bagi pria saja lho Ladies. Terong ternyata juga memiliki manfaat bagi wanita. Bagi kamu yang ingin tubuh yang langsing dan seksi bisa mengonsumsi terong karena sangat rendah kalori. Tak berhenti di situ saja terong juga berperan untuk melawan kanker lho. Masih banyak sekali manfaat terong yang sayang sekali untuk dilewatkan hanya karena mitos yang tak berdasar.

Well, sekarang kamu dan suami nggak perlu khawatir lagi soal mengonsumsi terong karena memang tak ada hubungannya dengan impotensi dan juga masalah pada Mr. P. Semoga informasi ini bermanfaat ya Ladies.